
Jakarta 14/11/2025, WartaGlobal. Id
Terdapat kritik dari berbagai kalangan, termasuk tokoh seperti Menteri HAM Natalius Pigai, yang menilai beberapa lembaga survei di Indonesia rentan terhadap ketidakobjektifan dan manipulasi hasil survei, sehingga berpotensi menjadi alat pembodohan publik. Ia menilai survei bisa digunakan untuk menyembunyikan atau membenarkan tindakan yang merugikan masyarakat dan bahwa lembaga survei seharusnya tidak berbohong dan harus menjaga kredibilitasnya. Masyarakat diimbau untuk bersikap kritis terhadap hasil survei dan tidak serta-merta mempercayai survei sebagai kebenaran mutlak. Kritik-kritik ini mencerminkan kebutuhan agar lembaga survei tetap independen, objektif, transparan, dan bertanggung jawab agar tidak memperdaya publik Indonesia, yang tentunya bukan seperti keledai. Ini menjadi perhatian penting agar lembaga survei dapat menjaga fungsinya sebagai alat riset opini publik yang kredibel dan profesiona