Prabowo "Pukul" MLM: Dilarang Jualan di Shopee-Tokopedia, Era Piramida Berakhir? - Warta Global Indonesia

Mobile Menu

Top Ads

Dirgahayu RI
🎉Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah banjir dan longsor di Sumatra. Semoga keluarga korban diberi ketabahan dan kekuatan. 🎉

More News

logoblog

Prabowo "Pukul" MLM: Dilarang Jualan di Shopee-Tokopedia, Era Piramida Berakhir?

Thursday, February 5, 2026

Pemerintah larang perusahaan MLM jualan di Shopee dan Tokopedia

Jakarta 5/2/2026, WartaGlobal. Id
Presiden Prabowo Subianto menggebrak dunia perdagangan langsung dengan larangan tegas bagi perusahaan multi-level marketing (MLM) untuk berjualan di marketplace raksasa seperti Shopee dan Tokopedia. 

Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 3 Tahun 2026 yang ditandatangani pada 15 Januari 2026, langsung mengubah wajah bisnis MLM di Indonesia.Pasal 51 PP tersebut secara eksplisit melarang perusahaan MLM berizin menjual produk melalui saluran distribusi tidak langsung atau platform e-commerce. 

Tak hanya itu, pemerintah juga menutup celah skema piramida yang selama ini menjadi sorotan karena merugikan ribuan agen dan konsumen. "Ini langkah preventif untuk lindungi masyarakat dari praktik curang," ujar salah satu pejabat Kementerian Perdagangan yang enggan disebut namanya.
Kebijakan ini lahir di tengah maraknya keluhan konsumen terhadap MLM yang memanfaatkan marketplace untuk merekrut downline secara masif.

 Data Kemenperin mencatat, selama 2025, ada lebih dari 500 kasus dugaan penipuan MLM dengan kerugian mencapai Rp500 miliar. Contoh nyata: kasus Oriflame dan Herbalife yang ramai dulu, kini terancam terjepit regulasi baru.

Pelaku usaha MLM ramai bereaksi. "Kami terpukul keras, tapi ini bisa bikin industri lebih sehat," kata Ketua Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia (APLI), Suryo Bangsawan. 

Sementara itu, Shopee dan Tokopedia menyatakan siap patuh, meski khawatir penurunan transaksi hingga 10-15% dari segmen MLM.Dengan PP ini, Prabowo seolah menepati janji kampanyenya soal tata kelola ekonomi yang adil. 

Apakah ini akhir dari "bisnis cepat kaya" ala MLM, atau justru inovasi baru? Pengamat ekonomi menilai, regulasi ini bisa dorong MLM beralih ke model offline murni, tapi tantangannya besar di era digital.