Hari Buruh 2026, Ratusan Ribu Massa Akan Padati Monas Bersama Presiden Prabowo - Warta Global Indonesia

Mobile Menu

Top Ads

Dirgahayu RI
Memuat berita...

More News

logoblog

Hari Buruh 2026, Ratusan Ribu Massa Akan Padati Monas Bersama Presiden Prabowo

Thursday, April 30, 2026


JAKARTA Warta Global.id

Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day tahun 2026 jatuh pada hari Jumat, 1 Mei 2026, yang sekaligus menjadi hari libur nasional dan awal long weekend. Puncak peringatan nasional akan digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, dengan kehadiran langsung Presiden Prabowo Subianto.

- Lokasi & Jumlah Massa: Aksi utama dipusatkan di Silang Monas. Diperkirakan akan hadir antara 200.000 hingga 400.000 orang, terdiri dari buruh, pekerja informal, hingga pengemudi ojek online.
- Kehadiran Presiden: Prabowo Subianto dijadwalkan tiba sekitar pukul 08.00 WIB dan menyampaikan pidato pada pukul 08.30 WIB. Pemerintah menegaskan posisinya "berdiri bersama buruh, bukan berhadapan" dan akan mengumumkan sejumlah kebijakan atau "kado" khusus untuk pekerja.
- Waktu Pelaksanaan: Acara berlangsung dari pagi hingga pukul 11.00 WIB, kemudian dilanjutkan dengan ibadah Shalat Jumat bersama di lokasi.
- Peringatan di Daerah: Selain Jakarta, aksi dan peringatan juga digelar secara serentak di 38 provinsi dan lebih dari 350 kota/kabupaten di seluruh Indonesia, termasuk Surabaya, Bandung, Semarang, dan Medan.

Buruh membawa sejumlah tuntutan strategis yang telah disampaikan langsung kepada Presiden pada pertemuan sebelumnya. Beberapa poin utama antara lain:
1. Hapus Outsourcing & Tolak Upah Murah (HOSTUM): Menuntut penghapusan sistem alih daya yang dianggap tidak memberikan kepastian kerja dan jaminan sosial.
2. Revisi UU Ketenagakerjaan: Mendesak pembentukan undang-undang baru yang lebih berpihak pada pekerja, sesuai putusan Mahkamah Konstitusi.
3. Perlindungan dari PHK: Antisipasi pemutusan hubungan kerja akibat dinamika ekonomi global dan kondisi industri.
4. Reformasi Pajak: Menghapus pajak atas Tunjangan Hari Raya (THR), bonus, Jaminan Hari Tua (JHT), dan dana pensiun.
5. Kesejahteraan Pekerja Lainnya: Termasuk pengangkatan guru honorer dan PPPK paruh waktu, penurunan potongan tarif bagi ojol, serta ratifikasi konvensi internasional terkait perlindungan kerja.

Awalnya, beberapa elemen buruh berencana menggelar aksi di depan Gedung DPR RI. Namun, setelah melakukan dialog dan pertemuan langsung dengan Presiden Prabowo pada 28 April 2026, diputuskan untuk memusatkan kegiatan di Monas guna memperingati hari besar tersebut bersama pemerintah dan seluruh elemen pekerja.

Di luar Jakarta, peringatan juga beragam bentuknya. Di beberapa daerah seperti Balangan, kegiatan dikemas dengan bakti sosial dan donor darah. Sementara di daerah lain seperti Riau dan Jawa Timur, buruh tetap menyoroti isu lokal seperti ketidakpatuhan perusahaan terhadap aturan upah dan perlindungan hukum bagi pekerja.(Tomo-red)