Jasa Raharja Perkuat Aparatur Wilayah di Tanjung Priok, Dorong Pencegahan Kecelakaan Berbasis Data Domisili Korban. - Warta Global Indonesia

Mobile Menu

Top Ads

Dirgahayu RI
Memuat berita...

More News

logoblog

Jasa Raharja Perkuat Aparatur Wilayah di Tanjung Priok, Dorong Pencegahan Kecelakaan Berbasis Data Domisili Korban.

Monday, May 4, 2026

Jakarta Utara, WartaGlobal.IdUpaya menekan angka kecelakaan lalu lintas terus didorong melalui pendekatan yang lebih terukur dan berbasis data. PT Jasa Raharja Kantor Wilayah DKI Jakarta menggelar Program Intensifikasi Keselamatan Transportasi Berbasis Domisili Korban di Kecamatan Tanjung Priok, Senin (4/5/2026).

Program ini menempatkan aparatur kecamatan dan kelurahan sebagai ujung tombak dalam strategi pencegahan kecelakaan. Pendekatan berbasis domisili korban dinilai mampu mengidentifikasi pola risiko secara lebih presisi, termasuk lokasi rawan dan karakteristik masyarakat terdampak.

Camat Tanjung Priok, Samsu Rizal Kadadi, saat membuka kegiatan menegaskan pentingnya koordinasi lintas sektor. Ia menyebut, persoalan keselamatan lalu lintas tidak bisa ditangani secara parsial, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan di tingkat wilayah.

“Sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan lembaga terkait menjadi kunci dalam menciptakan sistem transportasi yang aman dan tertib,” ujarnya.

Sementara itu, Kabag Administrasi Jasa Raharja Kanwil DKI Jakarta, Khairil, memaparkan bahwa peran Jasa Raharja tidak hanya terbatas pada pemberian santunan, tetapi juga mencakup langkah preventif melalui edukasi dan pemetaan risiko kecelakaan.

Menurutnya, data korban kecelakaan yang dihimpun selama ini menjadi dasar penting dalam merancang program keselamatan yang lebih tepat sasaran. “Pendekatan berbasis domisili memungkinkan intervensi dilakukan langsung pada komunitas yang memiliki tingkat kerawanan tinggi,” jelasnya.

Kegiatan ini diikuti oleh aparatur kecamatan, kelurahan, serta unsur kepolisian dan pemangku kepentingan lainnya. Rangkaian acara mencakup sosialisasi, pemaparan materi teknis, serta diskusi interaktif yang menitikberatkan pada langkah konkret di lapangan.

Dalam forum tersebut, aparatur wilayah didorong untuk aktif melakukan edukasi kepada masyarakat, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kecelakaan, serta memperkuat pelaporan dan koordinasi antarinstansi.

Pendekatan ini juga menekankan pentingnya deteksi dini terhadap faktor risiko, mulai dari kondisi infrastruktur jalan hingga perilaku pengguna jalan. Dengan demikian, langkah pencegahan tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga sistematis dan berkelanjutan.

Program ini menjadi bagian dari komitmen Jasa Raharja dalam mendukung kebijakan nasional di bidang keselamatan transportasi. Diharapkan, melalui kolaborasi yang solid, angka kecelakaan di wilayah Jakarta Utara dapat ditekan secara signifikan.

Seorang peserta kegiatan menyatakan bahwa program ini memberikan perspektif baru dalam penanganan keselamatan lalu lintas di tingkat lokal. Ia menilai, keterlibatan langsung aparatur wilayah akan mempercepat respons terhadap potensi risiko di masyarakat. Penulis (Supriadi)