TPF(TimPencariFakta)WartaGlobal Gaji Pegawai KBRI Kamboja: Diplomat Ekspatriat Raup Ratusan Juta, Local Staff USD1.000-2.000 - Warta Global Indonesia

Mobile Menu

Top Ads

Dirgahayu RI
🎉Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah banjir dan longsor di Sumatra. Semoga keluarga korban diberi ketabahan dan kekuatan. 🎉

More News

logoblog

TPF(TimPencariFakta)WartaGlobal Gaji Pegawai KBRI Kamboja: Diplomat Ekspatriat Raup Ratusan Juta, Local Staff USD1.000-2.000

Wednesday, March 18, 2026


Phnom Penh, Kamboja 18/3/2026, WartaGlobal . IdStruktur penggajian di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Phnom Penh mencakup dua kelompok utama: pegawai diplomat Indonesia sebagai ekspatriat dan local staff dari warga negara Kamboja. 

Besaran gaji bervariasi berdasarkan jabatan, pengalaman kerja, serta regulasi Kementerian Luar Negeri RI, dengan penyesuaian tunjangan sesuai biaya hidup di ibu kota Kamboja yang relatif terjangkau ini.Gaji pokok Duta Besar RI memang rendah, hanya Rp4,5 juta per bulan sebagaimana diatur dalam Perpres Nomor 61 Tahun 2000. 

Namun, ini dilengkapi tunjangan representasi untuk pos Asia Tenggara seperti Kamboja yang mencapai USD6.000-9.500, setara Rp99-157 juta dengan kurs terkini.Diplomat peringkat lebih rendah, seperti Diplomat Muda, memperoleh tunjangan kinerja Rp5-10 juta ditambah tunjangan jabatan fungsional Rp0,5-2,3 juta. 

Komponen tambahan meliputi persentase untuk pasangan (5%), anak (2% per anak maksimal tiga orang), serta biaya makan harian Rp35.000-41.000. Secara keseluruhan, total pendapatan diplomat bisa tembus ratusan juta rupiah per bulan, bergantung kelas jabatan dan lokasi penugasan.

Sementara itu, local staff KBRI di negara berkembang seperti Kamboja menerima remunerasi USD1.000-2.000 per bulan. Angka ini ditentukan melalui riset pasar lokal dan biaya hidup Phnom Penh yang rendah, dengan pembayaran dalam dolar AS untuk menarik tenaga terampil setempat.

Kenaikan gaji local staff dilakukan setiap dua tahun berdasarkan evaluasi kinerja, meskipun tidak ada jenjang karir permanen dalam posisi ini. Proses penetapan melibatkan analisis jabatan, survei pasar tenaga kerja, serta kebijakan internal KBRI, demi menjaga daya saing di tengah dinamika ekonomi Kamboja.

Pengungkapan struktur gaji ini menyoroti peran KBRI Phnom Penh dalam melindungi WNI di tengah isu scam online yang marak, sekaligus menjaga operasional misi diplomatik Indonesia di Asia Tenggara. Pemerintah diminta terus perbarui regulasi agar tetap kompetitif.

TPF WartaGlobal