Jakarta, WartaGlobal. Id
Rusia mencatat rasio utang publik terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) terendah di antara negara-negara G20 pada akhir 2025, yakni hanya sekitar 18 persen, menurut data terbaru dari International Monetary Fund (IMF).
Sebagian besar utang tersebut berada di tangan pemerintah federal Rusia, mencerminkan pengelolaan fiskal yang ketat di tengah tekanan sanksi internasional. Posisi ini menempatkan Rusia jauh di bawah rata-rata G20, di mana Turki menempati urutan kedua terendah dengan 23,5 persen, diikuti Arab Saudi sebesar 31,7 persen.
Sebaliknya, beban utang tertinggi dialami Jepang mencapai 206,5 persen dari PDB, diikuti Italia 137,1 persen dan Amerika Serikat 123,9 persen. Data IMF ini menyoroti disparitas kebijakan fiskal antarnegara maju dan berkembang di forum G20.
Laporan IMF menekankan bahwa rasio utang rendah Rusia didukung oleh cadangan devisa yang kuat dan pendapatan ekspor energi, meski menghadapi volatilitas geopolitik. Analis memantau apakah tren ini berkelanjutan di tengah proyeksi pertumbuhan global yang melambat.