IMIGRASI TANPA KOMPROMI: HENDARSAM MARANTOKO TARIK GARIS TEGAS UNTUK WNA Tidak Bermanfaat Bagi Indonesia - Warta Global Indonesia

Mobile Menu

Top Ads

Dirgahayu RI
Memuat berita...

More News

logoblog

IMIGRASI TANPA KOMPROMI: HENDARSAM MARANTOKO TARIK GARIS TEGAS UNTUK WNA Tidak Bermanfaat Bagi Indonesia

Friday, May 8, 2026


JAKARTA, WartaGlobal. Id
Indonesia bukan lagi karpet merah untuk WNA pelanggar.” Kalimat itu ditegaskan Dirjen Imigrasi, Hendarsam Marantoko, saat menegaskan arah baru penegakan keimigrasian: tanpa kompromi.

Di darat, di laut, di udara. Pengawasan dilakukan. Kerja sama digerakkan. Tujuannya satu: kedaulatan. Bukan cuma menjaga pintu masuk negara, tapi menjaga keamanan nasional dan kedaulatan ekonomi rakyat.

Sebab selama ini pintunya longgar. Terlalu banyak WNA yang masuk, melanggar aturan, merusak ketertiban, mengambil hak rakyat, dan merugikan kepentingan nasional. Mereka nyaman. Aman. Seolah Indonesia rumah kedua tanpa syarat.

Era WNA Nakal Berakhir
Hendarsam Marantoko membuat garis tegas dan terukur. Bagi WNA yang sudah di Indonesia, maupun yang mau masuk. Aturannya jelas. Melanggar, ditindak. Merusak, dideportasi. Merugikan rakyat, diusir.

“Ke depan, Indonesia tidak boleh lagi jadi tempat aman dan nyaman bagi WNA yang melanggar aturan,” tegasnya. Tidak ada lagi toleransi untuk WNA yang menggerogoti ekonomi, merebut lapangan kerja ilegal, atau bikin onar.

Negara harus hadir. Tegas. Terukur. Dan berpihak kepada rakyat. Bukan berpihak pada investor gadungan atau turis berkedok kerja.

*Peringatan Keras: Siap-Siap Ditindak*  
Imigrasi mengirim pesan keras: kami akan menindak secara masif terhadap WNA nakal. Siap-siap. Pengawasan diperketat. Intelijen digerakkan. Operasi gabungan digelar. Yang tidak taat aturan, angkat kaki.

Kedaulatan ekonomi hadir lewat imigrasi. Menjaga agar warga negara asing tidak seenaknya menguasai aset, menyelundupkan tenaga kerja, atau menjadikan Indonesia ladang praktik ilegal.

Sudah cukup rakyat disingkirkan di negerinya sendiri. Sudah cukup WNA diperlakukan seperti raja sementara rakyat jadi penonton.

*Imigrasi Untuk Rakyat*  
Slogan baru bukan tempelan. “Imigrasi Untuk Rakyat” artinya setiap kebijakan, setiap razia, setiap deportasi, ukurannya jelas: menguntungkan rakyat atau tidak. Kalau tidak, tutup pintu.

Era imigrasi lembek selesai. Sekarang zamannya garis tegas. Yang mau masuk silakan, asal taat. Yang mau macam-macam, jangan harap bisa tidur nyenyak.

WNA nakal, catat ini: Indonesia bukan lagi surga pelanggaran. 

#ImigrasiUntukRakyat #DirjenImigrasi #HendarsamMarantoko #WNANakal