Jagat Maya Dihebohkan Oleh Penemuan Sejumlah Bungkus Alat Kontrasepsi (kondom) Berwarna Merah Yang Berserakan Di Area Tribun Dan Jogging Track Sisi Barat - Warta Global Indonesia

Mobile Menu

Top Ads

Dirgahayu RI
Memuat berita...

More News

logoblog

Jagat Maya Dihebohkan Oleh Penemuan Sejumlah Bungkus Alat Kontrasepsi (kondom) Berwarna Merah Yang Berserakan Di Area Tribun Dan Jogging Track Sisi Barat

Sunday, June 21, 2026

SINGARAJA ,WartaGlobal.Id Kawasan publik yang seharusnya steril dari tindakan asusila mendadak jadi sorotan tajam netizen. Jagat maya dihebohkan oleh penemuan sejumlah bungkus alat kontrasepsi (kondom) berwarna merah yang berserakan di area tribun dan jogging track sisi barat Lapangan Bhuana Patra, Singaraja, Buleleng, Bali. Insiden ini memicu kegeraman warga yang mempertanyakan lemahnya pengawasan di fasilitas olahraga tersebut.

Disdikpora Buleleng Angkat Bicara
Merespons situasi yang kian liar di media sosial, Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng selaku pengelola aset langsung melakukan evaluasi internal.
Laporan media ,Kepala Disdikpora Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata, menyatakan bahwa pihaknya belum bisa memastikan apakah telah terjadi aktivitas mesum di lokasi karena sejauh ini yang ditemukan hanyalah sampah kemasan. Meski demikian, ia menegaskan bahwa area publik sama sekali tidak boleh disalahgunakan untuk kegiatan yang melanggar norma sosial.
Perketat Pengawasan demi Porprov Bali
Kondisi lapangan yang sangat luas diakui menjadi celah keamanan, mengingat saat ini pengamanan malam hari hanya mengandalkan dua orang petugas satpam. Area barat yang dipenuhi pohon rindang serta area utara dekat Gedung KONI dinilai terlalu gelap saat malam hari.
Sebagai langkah taktis guna mencegah kejadian serupa berulang, Pemkab Buleleng melalui Disdikpora akan mengusulkan dua poin mitigasi utama:
  • Pemasangan Kamera Pengawas (CCTV) di titik-titik rawan.
  • Penambahan Lampu Penerangan di area gelap guna mempersempit ruang gerak oknum tidak bertanggung jawab.
Langkah pengamanan ini juga disinergikan dengan rencana penataan besar-besaran fasilitas olahraga setempat, mengingat Kabupaten Buleleng tengah bersiap menjadi tuan rumah gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2027. Selain mencegah aksi asusila, pengetatan sistem ini diharapkan mampu menekan kasus kriminalitas lain seperti pencurian kendaraan bermotor yang kerap dikeluhkan pengunjung.