Tak Lagi di Samping Presiden, Posisi Duduk Wapres Gibran Bergeser Sejajar Menteri dalam Sidang Kabinet Paripurna. - Warta Global Indonesia

Mobile Menu

Top Ads

Dirgahayu RI
Memuat berita...

More News

logoblog

Tak Lagi di Samping Presiden, Posisi Duduk Wapres Gibran Bergeser Sejajar Menteri dalam Sidang Kabinet Paripurna.

Wednesday, July 22, 2026

Jakarta, WartaGlobal.id - Perubahan tata letak kursi dalam Sidang Kabinet Paripurna yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Senin (20/7/2026), menjadi perhatian publik. Dalam sidang tersebut, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tidak lagi menempati posisi duduk berdampingan dengan Presiden sebagaimana yang terlihat pada sejumlah sidang kabinet sebelumnya.

Berdasarkan susunan tempat duduk yang tampak dalam sidang, kursi Gibran ditempatkan di barisan depan sebelah kanan Presiden Prabowo, sejajar dengan jajaran menteri dan pejabat tinggi kabinet. Wapres berada satu deret dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Perubahan posisi tersebut memicu beragam spekulasi dan menjadi bahan perbincangan di ruang publik karena berbeda dengan pola yang selama ini diterapkan dalam rapat kabinet. Pada sejumlah sidang sebelumnya, baik di Istana Negara maupun Kantor Presiden di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Presiden dan Wakil Presiden umumnya ditempatkan berdampingan sebagai simbol kepemimpinan nasional.

Meski demikian, hingga kini belum ada keterangan resmi yang menyebut perubahan tata letak tersebut berkaitan dengan dinamika politik tertentu. Tata ruang sidang dapat berubah menyesuaikan kebutuhan teknis, format rapat, maupun pertimbangan protokoler yang ditetapkan penyelenggara.

Sidang Kabinet Paripurna kali ini digelar dalam rangka evaluasi kinerja pemerintahan menjelang dua tahun masa kerja Kabinet Merah Putih. Agenda tersebut juga menjadi bagian dari persiapan pemerintah menjelang penyampaian pidato kenegaraan Presiden dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi kepada jajaran menteri atas kerja keras yang telah dilakukan dalam menghadapi berbagai tantangan nasional dan global. Presiden menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap capaian program pemerintah sekaligus mempercepat realisasi berbagai agenda prioritas yang masih berjalan.

Meski perubahan posisi duduk Wakil Presiden menjadi sorotan, fokus utama sidang tetap tertuju pada pembahasan capaian pemerintahan dan langkah strategis yang akan ditempuh menjelang memasuki tahun ketiga pemerintahan Kabinet Merah Putih.

"Yang terpenting adalah bagaimana seluruh jajaran pemerintahan tetap solid dan fokus menjalankan program untuk kepentingan rakyat," demikian pandangan sejumlah pengamat yang menilai perubahan tata letak kursi tidak dapat langsung diartikan sebagai indikator adanya perubahan hubungan politik di tingkat puncak pemerintahan. "IU"