
PB-HPM NTB GELAR AKSI JILID II:
“JANGAN BIARKAN PROYEK RAKYAT MENJADI LADANG PENYALAHGUNAAN ANGGARAN”
Jakarta —WartaGlobal.Id
Dugaan praktik jual beli proyek di Kabupaten Dompu kembali mencuat ke publik. PB-HPM NTB mendatangi Gedung KPK RI pada Jumat (7/8/2026) untuk mendesak agar dugaan penyimpangan proyek dan pengelolaan anggaran diusut secara menyeluruh.
Sejumlah nama turut disebut dalam tuntutan massa, di antaranya Bupati Dompu Bambang Firdaus, Wakil Ketua DPRD Dompu Kurnia Ramadhan, Ketua KONI Dompu Asrullah, serta Onti Farianti.
Sorotan juga diarahkan pada dugaan penggunaan dana hibah TP-PKK sekitar Rp800 juta, proyek Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Jala, serta dugaan permintaan setoran dari sejumlah kepala dinas.
PB-HPM NTB menegaskan akan terus mengawal laporan tersebut dan menyatakan siap menggelar aksi lanjutan apabila tidak ada tindak lanjut dari pihak berwenang.
@KPK DIDORONG UNTUK MENINDAKLANJUTI:
MENYELIDIKI BERDASARKAN BUKTI DAN MENEGAKKAN HUKUM SECARA TRANSPARAN
Seluruh tuduhan merupakan bagian dari materi laporan dan aspirasi massa aksi. Pihak-pihak yang disebut tetap memiliki hak jawab dan belum dapat dinyatakan bersalah sebelum adanya putusan hukum yang berkekuatan tetap.

.jpg)